Perjalanan ke rumah baru
Pada pertengahan tahun 2019 orang tua saya membeli rumah KPR di daerah bangkalan, Madura. Pada hari itu kami sekeluarga ingin melihat kondisi rumah pertama kami, untuk menuju kesana, kami melewati jembatan suramadu untuk sampai ke pulau Madura dan melewati jalan kecil untuk sampai di perumahan kami.
Setelah dari jalan utama
kami memasuki jalan kecil yang terletak di sebelah indomart. Disepanjang jalan
kecil itu, kami melewati rumah warga dengan banyak pohon bambu yang menghiasi pinggir jalan,
dan sekitar 500 meter dari jalan utama kami melewati persawahan yang tidak
terlalu luas dan di pinggir jalan sekitar sawah itu ditumbuhi dengan pohon mangga
yang rindang.
Setelah sampai di rumah
kami, kami melihat – lihat kondisi rumah dan menyapa tetangga sekitar, setelah sore
hari kami kembali ke Surabaya. Singkat cerita akhirnya kami pindah ke rumah
kami yang baru. Kami hanya mengunjungi rumah itu pada hari sabtu sore dan
kembali lagi ke pada minggu malamya karena orang tua kami bekerja di Surabaya serta
saya dan adik saya sekolah di Surabaya.
Di sore hari saya ingin liburan
ke rumah Madura, saya berangkat sendiri sekitar jam 5 dari Surabaya, saya
berkendara sambil mendengarkan lagu untuk menghilangkan rasa bosan saat diperjalanan.
Saat melewati daerah persawahan hari mulai gelap dan diluar ekspetasi saya,
jalanan disana sangat minim penerangan dan suasana mulai mencekam.
Perjalanan melewati
persawahan tersa sangat lama, dan tiba – tiba terdengar suara seorang perempuan
tertawa lirh dari earphone saya. Padahal saya yakin lagu saat itu tidak ada
suara orang tertawa. Perasaan saya pada waktu itu campur aduk, antara takut dan
bingung “lah, kok ada orang ketawa” gumam saya dalam hati. Tanpa pikir panjang,
saya memacu motor sekencang mungkin. Sesampainya dirumah saya masih memikirkan
kejadian tersebut “itu tadi apa ya?” sambil melewati malam yang panjang di
kamar saya.
3 hari berlalu, masa
liburan telah usai, saya ingin kembali ke Surabaya. Saya berangkat ke Surabaya malam
hari dengan asumsi terhindar dari macet. Di perjalanan menuju jalan utama,
entah apa yang saya pikirkan pandangan saya tertuju pada kandang kambing di
pinggir jalan disebelah rumah warga. FYI di daerah Madura sangat umum melihat
rumah warga dekat dengan kandang hewan ternak. Pada saat melihat kandang
kambing itu, terlihat samar sosok hitam besar berdiri di dekat kandang itu. “itu
tadi apa ya?”pikirku di atas motor.
Akhirya tiba saatnya
melewati area persawahan, saya tetap berpikir positif tidak ada yang mengganggu
saya, lalu saya melihat dari ujung mata ada sosok putih yang mengikuti saya. “APA
ITUU..” sambil memacu motor saya sekencang mungkin. Setibaya dirumah, saya kembali
memikirkan apa yang terjadi saat itu.
Hari – hari berlalu,
sampai saat ini saya tidak pernah lagi menemui hal aneh selama saya berkunjung
ke rumah saya.

Komentar
Posting Komentar